Lianto Fahmi Nasution, Alumni Kampus Bisnis Umar Usman, Dorong UMKM Manfaatkan Peluang Ekspor Digital untuk Tembus Pasar Global
Jakarta — Pelatihan UMKM bertajuk “Membuka Peluang Ekspor di Era Digital” yang diselenggarakan Wanita Indonesia pada Minggu (25/1) di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta, menjadi wadah peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam mempersiapkan diri menembus pasar global melalui pemanfaatan ekosistem digital.
Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Lianto Fahmi Nasution, alumni Kampus Bisnis Umar Usman Batch 1, yang saat ini aktif mengembangkan bisnis di sektor ekspor. Dalam sesi pemaparannya, Fahmi mendorong para pelaku UMKM untuk mulai melihat ekspor digital sebagai peluang strategis dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Menurut Fahmi, tantangan utama UMKM dalam ekspor bukan hanya pada produk atau akses pasar, melainkan pada kesiapan karakter pelaku usahanya. Ia menegaskan bahwa bisnis ekspor bukan tentang siapa yang paling cepat memulai, melainkan tentang siapa yang mampu bertahan dan berjalan secara konsisten.

“Ekspor bukan soal cepat atau lambat, tetapi soal konsistensi. Kepercayaan pasar global dibangun dari proses yang panjang,” ujar Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan bahwa terdapat tiga nilai utama yang harus dimiliki pelaku UMKM agar mampu berkembang di pasar ekspor digital, yaitu kejujuran dalam berbisnis, disiplin terhadap proses dan komitmen, serta konsistensi dalam membangun kepercayaan dengan mitra internasional. Tanpa ketiga aspek tersebut, peluang UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan di pasar global akan sulit tercapai.
Selain menghadirkan praktisi ekspor, pelatihan ini juga menghadirkan Fajarini Puntodewi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, sebagai Keynote Speaker. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran UMKM dalam perekonomian nasional serta peluang besar yang dapat dimanfaatkan melalui ekspor berbasis digital.

Sementara itu, Bayu Wicaksono, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, turut memberikan pemaparan terkait peluang pasar ekspor, strategi pengembangan pasar internasional, serta dukungan pemerintah bagi UMKM yang ingin naik kelas melalui ekspor. Acara ini dipandu oleh Alam Mustika selaku Master of Ceremony.
Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang ekspor, tetapi juga terdorong untuk mulai mempersiapkan bisnisnya secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Kehadiran alumni Kampus Bisnis Umar Usman sebagai narasumber sekaligus praktisi ekspor menjadi bukti nyata kontribusi dunia pendidikan dalam mencetak pelaku usaha yang siap bersaing di pasar global. (AN)