Bekali Calon Entrepreneur Muslim Indonesia, Dery Kasisolusi Turut Hadir dalam Bootcamp Starpreneurs Business Competition 2026
Tangerang Selatan, 26 Juni 2026 – STARPRENEURS Business Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Kampus Bisnis Umar Usman resmi memasuki tahapan akhir melalui pelaksanaan Bootcamp STARPRENEURS 2026. Program ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerima Beasiswa One Year Program Kampus Bisnis Umar Usman yang dirancang untuk menjaring sekaligus membina calon entrepreneur muda Muslim yang memiliki potensi kepemimpinan, karakter, dan semangat membangun bisnis yang berdampak.
Sebanyak 49 finalis dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti bootcamp yang berlangsung selama tiga hari di Jakarta dan Bogor. Selama mengikuti bootcamp, para peserta akan menjalani proses pembelajaran intensif berbasis experiential learning yang menggabungkan pengembangan karakter, kepemimpinan, kolaborasi, spiritualitas, serta penguatan business mindset sebagai bekal menjadi entrepreneur yang adaptif dan berintegritas.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan Seminar Inspiratif yang menghadirkan Deryansha Azhary, Founder Kasisolusi sekaligus Wakil Ketua Bakominfo DPP Gekrafs. Dalam sesi tersebut, Dery membagikan pengalaman membangun bisnis, menghadapi dinamika industri, serta pentingnya memiliki pola pikir yang selalu berorientasi pada solusi dalam menjalankan sebuah usaha.
Menurut Dery, tantangan dunia bisnis akan selalu berubah sehingga seorang entrepreneur dituntut untuk mampu beradaptasi dan terus belajar agar dapat menciptakan solusi bagi kebutuhan pasar.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam membangun bisnis tidak selalu ditentukan oleh seberapa terkenal sosok pendirinya.
"Banyak bisnis besar yang bahkan kita tidak tahu siapa pemiliknya," ujar Dery.
Melalui pernyataan tersebut, Dery mengajak para peserta untuk lebih berfokus membangun bisnis yang memberikan nilai dan manfaat nyata bagi masyarakat daripada sekadar mengejar popularitas.
Tidak hanya diperuntukkan bagi para finalis STARPRENEURS, Kampus Bisnis Umar Usman juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti seminar inspiratif bertajuk “Marketing Hacks for Business Owner: Strategi Biar Bisnis Kamu Dilirik.” Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses pembelajaran kewirausahaan kepada masyarakat.

Seminar tersebut diikuti oleh lebih dari 150 peserta, yang terdiri atas finalis STARPRENEURS serta pelaku usaha, mahasiswa, alumni Kampus Bisnis Umar Usman dan masyarakat umum yang ingin memperdalam wawasan mengenai strategi pemasaran dan pengembangan bisnis.
Dalam kesempatan yang sama, Dery juga menekankan bahwa fondasi utama dalam membangun bisnis adalah ilmu. Menurutnya, seorang entrepreneur harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup sebelum mengambil langkah nyata dalam menjalankan usaha.
“Dalam Islam, alurnya adalah Adab, Ilmu, kemudian Amal. Bukan Amal terlebih dahulu sebelum berilmu,” tutur Dery.
Pesan tersebut selaras dengan filosofi pendidikan yang diterapkan Kampus Bisnis Umar Usman, yakni membentuk entrepreneur Muslim yang tidak hanya unggul dalam kompetensi bisnis, tetapi juga memiliki adab, integritas, dan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam berkarya dan memimpin. 
Di akhir sesi, Dery menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan STARPRENEURS Business Competition 2026. Menurutnya, program seperti ini memiliki peran penting dalam mencetak generasi entrepreneur muda yang siap menghadapi tantangan dunia usaha sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Indonesia.
“Saya berharap STARPRENEURS terus menjadi wadah lahirnya entrepreneur-entrepreneur muda yang tidak hanya sukses membangun bisnis, tetapi juga membawa manfaat yang luas bagi masyarakat dan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia,” ungkapnya.

Melalui STARPRENEURS Business Competition 2026, Kampus Bisnis Umar Usman terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pendidikan kewirausahaan yang mengintegrasikan kompetensi bisnis, pembentukan karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai Islam. Kehadiran para praktisi industri seperti Deryansha Azhary diharapkan dapat memperluas wawasan peserta sekaligus menginspirasi mereka untuk menjadi entrepreneur Muslim yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan bisnis yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi umat dan bangsa.
Foto: Assiva
Penyunting: Hamdan