(021) 7568 1080

UMKM Siap Bertumbuh dan Naik Kelas, Kampus Bisnis Umar Usman Wisuda Peserta Scale Up Academy Batch 1

Kampus Bisnis Umar Usman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi pelaku UMKM melalui program Scale Up Academy, sebuah program pendampingan bisnis intensif selama 10 minggu yang dirancang praktis dan aplikatif. Program ini membekali peserta dengan strategi pemasaran, penguatan mindset wirausaha, pengelolaan keuangan sederhana, hingga penyusunan rencana penjualan agar usaha semakin terarah dan mampu meningkatkan omzet secara bertahap. Program Scale Up Academy menyasar pelaku usaha ultra mikro dan mikro yang telah menjalankan bisnis minimal enam bulan serta memiliki produk atau layanan yang sudah diterima oleh pelanggan.

Sebagai penutup rangkaian program, Kampus Bisnis Umar Usman menggelar kegiatan Wisuda atau Closing Program Scale Up Academy Batch 1 pada Sabtu, 14 Februari, pukul 09.00–13.00 WIB di Kampus Bisnis Umar Usman, Tangerang Selatan. Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat, dihadiri para mentor, pendamping, serta peserta program yang telah menjalani proses belajar, praktik, dan evaluasi selama program berlangsung. Wisuda ini menjadi momen apresiasi sekaligus penanda bahwa peserta telah melewati tahap pembelajaran intensif dan siap melanjutkan perjalanan bisnisnya ke fase berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Kampus Bisnis Umar Usman, Ibu Lily Zulaeha, S.P., M.P., menyampaikan sambutan yang menguatkan peserta agar terus belajar dan tidak berhenti bertumbuh. Ia menekankan bahwa menjadi pengusaha bukanlah perjalanan singkat, melainkan proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan semangat sebagai pembelajar seumur hidup. Menurutnya, program Scale Up Academy dihadirkan sebagai “pemantik” agar peserta semakin percaya diri dalam membangun usaha yang lebih terarah serta mampu memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar.

Agenda utama acara juga diisi oleh sesi pembekalan dari Coach Edwin Nofsan Naufal, pengajar di Kampus Bisnis Umar Usman sekaligus coach pendamping UMKM. Dalam materinya bertema “Mindset Bertumbuh dan Kesiapan SDM untuk UMKM Naik Kelas”, Coach Edwin mengajak peserta memahami bahwa tantangan bisnis tidak akan pernah hilang, namun kapasitas diri sebagai pemilik usaha harus terus berkembang agar mampu menghadapi masalah yang semakin kompleks. Ia juga menekankan pentingnya membangun sistem, tim, serta memanfaatkan teknologi agar UMKM dapat naik kelas dan mampu bersaing lebih kuat di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Melalui kegiatan wisuda ini, Kampus Bisnis Umar Usman berharap para alumni Scale Up Academy Batch 1 dapat membawa perubahan nyata dalam usahanya, baik dari sisi pemasaran, manajemen pelanggan, pencatatan keuangan, hingga strategi penjualan yang lebih terukur. Lebih dari sekadar penutupan program, kegiatan ini menjadi awal perjalanan baru bagi peserta untuk terus memperluas jaringan, meningkatkan kualitas usaha, serta tumbuh menjadi pelaku UMKM yang mandiri, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp

News

Related News

Situbondo, 2 September 2026, Upaya mendorong pelaku UMKM agar semakin mandiri dan mampu mengembangkan usahanya terus dilakukan melalui kolaborasi lintas

Tangerang Selatan – Sabtu, 11 Juli 2026, Kampus Bisnis Umar Usman (KBUU) menyelenggarakan Graduation Program Scale Up Academy (SUA) Batch

Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Santri Sejak Dini Bogor, 23 Mei 2026 – Sebanyak 114 santri Pondok Pesantren Modern Al Ghazali, Parung,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kota Bogor, 14 September 2026 — Kampus Bisnis Umar Usman (KBUU) melalui Program Damping UMKM bersama CSR Danone Indonesia melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor

Situbondo, 2 September 2026 — Upaya memperluas kolaborasi di bidang pendidikan dan kewirausahaan menjadi bagian dari perjalanan Kampus Bisnis Umar Usman (KBUU) dalam mendorong pertumbuhan

Banyuwangi & Situbondo, September 2026, Mengembangkan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan pelatihan. Pelaku usaha juga membutuhkan akses, jejaring, pendampingan, pasar, serta lingkungan yang dapat